Seperti yang kita tahu, Summer Game Fest 2024 telah menjadi magnet bagi para gamer di seluruh penjuru dunia. Gelaran tahunan ini dikenal karena kerap suguhkan berbagai macam announcement mengejutkan beserta perkembangan terkini di industri game.

Akan tetapi, seandainya kamu mengharapkan kehadiran Grand Theft Auto VI (GTA VI) di event tersebut, diharapkan jangan terlalu menaruh ekspektasi tinggi.

Pernyataan dari Geoff Keighley

ummer Game Fest, menegaskan bahwa gelaran di tahun ini bakal lebih fokus pada perkembangan dari game yang telah diumumkan sebelumnya. Artinya, kita takkan melihat banyak pengumuman perihal game baru di ajang tersebut.

Daftar Game yang Takkan Muncul

Selain GTA VI, Keighley juga mengonfimasi sejumlah judul game besar lainnya yang tidak akan muncul di event tersebut. Berikut adalah beberapa game yang dipastikan absen:

  • Kingdom Hearts IV
  • Hollow Knight Silksong
  • Metal Gear Solid Delta: Snake Eater
  • Beyond Good and Evil 2
  • The Wolf Among Us 2
  • Judas
  • Def Jam

Bukan hanya itu saja, ia juga memastikan bahwa kita tidak akan disuguhkan dengan acara musik di gelaran tahun ini.

Fokus Utama Summer Game Fest 2024

Walaupun tidak akan tampilkan GTA VI dan beberapa judul game besar lainnya, namun ajang ini masih menjanjikan sejumlah update menarik dari game yang sudah dinantikan oleh banyak orang. Jika kamu belum tahu, Summer Game Fest 2024 akan tayang pada tanggal 8 Juni 2024 mendatang, silahkan langsung kamu catat saja tanggalnya!

Setiap tahunnya, ajang ini selalu memicu berbagai rumor dari komunitas game. Walaupun kabar ini cukup mengecewakan, namun masih ada banyak hal yang bisa kita nantikan pada gelaran tersebut.

Mengingat ada cukup banyak judul besar yang absen, fokus kita akan beralih ke game-game yang dipastikan muncul dengan update terbaru. Summer Game Fest 2024 mungkin tidak akan menampilkan GTA VI atau beberapa game besar lainnya, tetapi event ini tetap menjanjikan banyak update menarik yang layak untuk kita tunggu.

Jakarta – Nintendo memastikan akan mematikan layanan online untuk 3DS dan Wii U pada 8 April 2024 mendatang.

Pengguna dua konsol jadul Nintendo itu, terutama yang masih mempunyai saldo eShop yang terhubung ke Nintendo Network ID, harus menghubungkan dompet digital tersebut ke Nintendo Account agar saldonya tak hangus dan bisa dipakai belanja digital untuk Nintendo Switch.

Sekalipun penggunanya tak mempunyai Switch, mereka tetap bisa membuat akun tersebut dan memindahkan saldo eShopnya, demikian dikutip dari The Verge, Kamis (25/1/2024).

Pengumuman dimatikannya layanan online untuk 3DS dan Wii U ini pertama diumumkan Nintendo beberapa bulan lalu. Dalam pengumuman tersebut, Nintendo juga memastikan kalau layanan seperti StreetPass, Pokemon Bank, dan Poke Transporter akan tetap bisa berfungsi. Namun layanan SpotPass dan Nintendo Badge Arcade sudah tak bisa lagi dipakai.

Sebagai informasi, Wii U adalah salah satu konsol Nintendo yang penjualannya terburuk, hanya 13 juta unit yang terjual sepanjang masa. Di sisi lain, 3DS sudah terjual sebanyak 75 juta unit sejak pertama dirilis pada 2010 sampai disetop penjualannya pada 2020.

Nintendo memastikan sekalipun layanan online ini dimatikan, pengguna bisa mengunduh data-data update dan mengunduh ulang game yang pernah dibeli lewat Nintendo eShop.

“Mulai awal April 2024, permainan online dan fungsi lain yang menggunakan komunikasi online akan mengakhiri layanan untuk perangkat lunak Nintendo 3DS dan Wii U. Terima kasih banyak atas dukungan Anda yang berkelanjutan terhadap produk kami,” tulis Nintendo.

Game yang sudah diunduh pun akan tetap bisa dimainkan secara offline. Kecuali pada mode yang membutuhkan game untuk terhubung ke internet.

“”Kami dengan tulus berterima kasih kepada para pemain yang telah menggunakan layanan online perangkat lunak Nintendo 3DS dan Wii U dalam jangka waktu yang lama dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, tulis Nintendo.

Kim Kardashian harus mengumumkan kabar menyedihkan kepada para penggemarnya. Game tentang dirinya berjudul Kim Kardashian: Hollywood sudah tidak lagi tersedia.
“Saya sangat berterima kasih dari lubuk hati yang terdalam kepada semua orang yang mencintai dan memerankan Kim Kardashian: Hollywood dalam 10 tahun terakhir.

Kim bilang bahwa sekarang waktu yang tepat untuk memfokuskan energinya ke minat lain. Namun sayang ia tidak menjelaskan secara rinci soal hasrat baru yang dimaksud itu.

“Saya ingin berterima kasih kepada tim Glu dan banyak orang di belakang layar yang telah bekerja keras untuk menyukseskannya,” tambahnya.

Meski tidak lagi tersedia di App Store dan Google Play, para pemain yang sudah terlanjur download masih bisa menikmati game ini. Tapi ketika masuk ke dalam permainan, akan ada pemberitahuan bahwa Kim Kardashian: Hollywood resmi tutup pada tanggal 8 April mendatang.

Bagi yang belum tau, Kim Kardashian: Hollywood merupakan karya yang tercipta, dari hasil kolaborasi antara Kim dan studio game bernama Glu. Keduanya sepakat merilis game ini pada tahun 2014.

Objektivitas dari permainannya cukup sederhana. Gamer diminta untuk bisa menaiki tangga selebriti Hollywood dari E ke A, dengan upaya yang harus dilakukan ialah mencari pekerjaan, menjalin pertemanan, berkencan, dan berpesta.

Tidak sedikit dari penggunanya yang kecanduan, hingga akhirnya mau menggelontorkan uang untuk pembelian di dalam game. Dengan begitu game ini pun cuan banyak hanya beberapa hari setelah peluncuran.

Dirilis pada 27 Juni 2014, Kim Kardashian: Hollywood mampu menghasilkan banyak uang. Aplikasi ini meraup pemasukan sebesar USD 1,6 juta atau sekitar RP 24,8 miliar hanya dalam lima hari setelah game tersebut menyambangi penggemarnya di platform mobile.

Populer melalui seri filmnya, saat ini franchise Harry Potter juga sudah mampu bersaing melalui media video game. Beberapa waktu lalu, game bertajuk Hogwarts Legacy mampu meraih kesuksesan besar dan apresiasi positif dari para fansnya.

Namun, disamping positifnya respon fans, salah satu hal yang dirasa kurang dalam game adalah kehadiran olahraga Quidditch yang nihil. Kini, sepertinya sudah jelas bahwa kemungkinan absennya Quidditch dalam game lantaran Warner Bros. berencana merilisnya secara terpisah melalui game spin-off Harry Potter Quidditch Champions yang baru saja resmi diumumkan.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Harry Potter Quidditch Champions Menjadi Game Multiplayer Terbaru dari Warner Bros

Diumumkan langsung oleh WB Games, game yang bertajuk Harry Potter: Quidditch Champion adalah game standalone dari olahraga fiksi bernama Quidditch yang disajikan melalui latar competitive multiplayer. Game sudah dipastikan siap rilis di platform PC dan konsol oleh developer Unbroken Studios.

David Haddad selaku presiden WB Games menyatakan bahwa game ini sudah dikembangkan dalam beberapa kurun tahun terakhir demi menciptakan gameplay yang sepadan dengan ekspektasi. Saat ini, pemain yang tertarik dapat mendaftar untuk ikut serta dalam tahap playtester melalui situs resminya.

Rencananya, tahap playtest akan berlangsung mulai minggu ini, tepatnya di tanggal 21 hingga 22 April 2023. Namun untuk saat ini jadwal perilisan game serta konfirmasi konsol yang akan dituju masih belum diumumkan secara resmi.

Hogwarts Legacy Laris, Harga Saham Warner Bros Lampaui Tesla dan Amazon

Meski hadir tanpa konten Quidditch yang sudah menjadi salah satu aspek ikonis dalam dunia Harry Potter, Hogwarts Legacy tetap menjadi sensasi di kalangan para gamer. Memberikan pengalaman layaknya menjadi penyihir di Hogwarts secara sungguhan menjadi alasan game mampu meraih kesuksesan besar.

Sebelumnya sempat dilaporkan bahwa Hogwarts Legacy dikatakan melampau sukses dalam hal finansial. Saham Warner Bros. meningkat sebanyak 64%, dimana angka tersebut mengalahkan perusahaan besar lainnya seperti Amazon, Tesla dan Meta.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Saking suksesnya, bahkan game juga sempat mengalahkan penjualan dari game Elden Ring yang merupakan pemenang GOTY 2022 lalu. Tentu kesuksesan tersebut berkat populernya franchise Harry Potter yang juga didukung oleh aspek gameplay yang menarik. Selain itu, peran dari hadirnya sejumlah mod yang nyeleneh turut menjadi salah satu alasan kesuksesan dan kepopuleran game seperti saat ini.

Pada 2020 kemarin, Activision Blizzard dituduh telah melakukan pelecehan dan diskriminasi yang berujung pada aksi mogok kerja dari para karyawan dan gugatan dari California Department of Fair Employing and Housing. Publisher itu juga menghadapi kritik atas penanganan terhadap protes di Hong Kong dan diduga menolak kenaikan gaji karyawan di Raven Software.

Nah setelah dua kasus itu dan serangkaian kontroversi lainnya, Activision Blizzard kembali menghadapi masalah hukum setelah perusahaan gaming asal Amerika Serikat itu dituntut oleh Departemen Kehakiman AS atas tuduhan bahwa mereka menetapkan “Competitive Balance Tax”.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Activision Blizzard Kembali Digugat, Kini karena Terkait Pemain eSports

Menurut pengaduan tersebut, Competitive Balance Tax dibuat untuk menghindari klub eSports membayar lebih untuk talenta terbaik mereka di turnamen eSports seperti Call of Duty dan Overwatch. Jika ada klub yang melanggar pajak dengan membayar pemainnya lebih dari batas yang ditetapkan Activision Blizzard, maka tim tersebut akan dihukum berupa denda.

Kemudian, uang denda yang didapat akan dibagikan ke tim-tim lain yang tidak melanggar. Kendati demikian, gugatan yang dilayangkan Departemen Kehakiman AS mengklaim bahwa Competitive Balance Tax diterapkan untuk menurunkan gaji pemain secara keseluruhan.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Kasus Tersebut Dapat Berdampak Pada Proses Akuisisi oleh Microsoft

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara Activision Blizzard menyatakan bahwa mereka selalu berpikir dan masih percaya jika Competitive Balance Tax adalah legal dan tidak memberi pengaruh negatif terhadap pendapatan pemain.

Masalah yang mereka dapatkan kali ini datang di waktu yang tidak tepat, di mana publisher tersebut saat ini tengah dalam proses akuisisi oleh Microsoft. Akuisisi tersebut telah menghadapi beberapa penolakan dan gugatan terbaru kali ini bisa saja semakin memperumit proses akuisisi itu.

Kepopuleran game rilis di platform mobile seperti Android dan iOS memang menjadi incaran banyak developer game. Itu karena game mobile banyak diminati oleh banyak orang dari berbagai kalangan umur bagi mereka yang memiliki perangkat smartphone. Namun tidak semua game mobile bisa sukses, baik itu dalam jangka panjang maupun singkat.

Dan baru-baru ini, game mobile dari seri JRPG Tales berjudul Tales of Asteria baru saja mengumumkan bahwa game tersebut akan segera tutup server tahun ini. Benarkah demikian? Yuk, kita cari tahu bersama!

Tales of Asteria Tutup Server di Tahun 2023

Informasi ini diumumkan oleh tim developer KLaB melalui akun Twitter dan website resmi gamenya. Melalui sebuah tweet, developer mengumumkan bahwa game Tales of Asteria yang pertama kali rilis pada 4 April 2014 di Android dan iOS akan segera tutup server.

Kapan game Tales of Asteria tutup server? Game mobile Tales of Asteria akan segera tutup server pada 18 Mei 2023 mendatang. Kalian bisa lihat pengumumannya lewat tweet developer KLaB di bawah ini.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Menjelang game tersebut akan ditutup, berbagai Campaign event menarik akan diselenggarakan di dalam gamenya. Campaign tersebut mulai dari bonus Login Daily, free gacha 100 secara berturut-turut, Banner Special Summon, dan perilisan cerita Chapter terakhir dalam game.

Tentang Tales of Asteria

Tales of Asteria adalah game mobile RPG berdasarkan seri Tales yang rilis untuk platform Android dan IOS. Game bertajuk “game RPG yang menghubungkan semua dalam benak” menghadirkan berbagai karakter original dan juga karakter dari seri Tales yang sudah tidak asing bagi para penggemarnya. Tentu saja karakter tersebut bisa kalian dapatkan melalui sistem gacha.

SEGA Umumkan Game Mobile Sin Chronicle Tutup Server di Tahun 2023

Ternyata tidak hanya game mobile buatan KLaB berdasarkan seri Tales saja yang harus mengalami tutup server. Game mobile buatan SEGA berjudul Sin Chronicle baru-baru ini juga mengumumkan bahwa game tersebut akans segera tutup server di tahun 2023 ini.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Kenapa game tersebut harus ditutup? Untuk mengetahui lebih lanjut, kalian bisa baca selengkapnya melalui artikel Gamebrott di sini.

Itulah informasi mengenai game mobile dari seri Tales buatan KLaB harus mengalami tutup server pada tahun 2023. Bagaimana menurut kalian dengan pengumuman ini?

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Game Mobile atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Genshin Impact 3.5 baru saja berusia seminggu dengan menghadirkan Dehya sebagai karakter playable B5 baru. Ia merupakan karakter penting dalam arc Sumeru seorang pemegang vision Pyro bersenjata Claymore.

Sayangnya, si cantik ini justru dilaporkan memiliki banyak masalah terkait kit, khususnya Elemental Burst. Saking bermasalahnya, pemain sampai meminta HoYoverse untuk segera perbaiki. Kira-kira separah apa, sih?

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Pemain Tuntut HoYoverse Perbaiki Skill Dehya Bermasalah

Ketika leak Dehya Genshin Impact bertebaran di linimasa, pemain sudah menaruh harapan tinggi sebab animasi dan attack pattern dari Elemental Burst-nya sungguh memikat hati. Namun, siapa sangka ternyata Burst Dehya ini pula yang bermasalah.

Masalah pertama yang dilaporkan oleh pemain adalah Elemental Burst Dehya yang tiba-tiba menghilang ketika mereka melakukan jump. Dikira bug, rupanya jump cancel ini bukan sebuah mitos. Burst si cantik yang sedang aktif akan langsung menghilang jika pemain melakukan lompatan.

Masalah kedua adalah Dehya yang tidak dapat menyerang ekor Azhdaha. Pemain menilai hal ini sangat menganggu dimana seharusnya Dehya bisa memberikan damage habis-habisan dan mengalahkan Azhdaha menggunakan Elemental Burst-nya.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Kalian bisa saksikan videonya di bawah ini dimana Dehya Genshin Impact bahkan tidak menyumbang damage apapun. Damage pyro yang terlihat di bawah ini datang dari Burst-nya Bennett.

Tak cukup sampai di sana, ternyata pemain temukan masalah baru terkait skill Dehya. Kali ini, burst Dehya kena cancel bukan karena tak sengaja memencet jump melainkan karena obstacle yang ada di game!

Game Beyond Good and Evil 2 telah memecahkan rekor game dengan pengembangan terlama pada tahun lalu dan masih memperpanjang rekor tersebut hingga sekarang. Dan sepertinya rekor tersebut akan terus bertambah.

Dilansir dari Kotaku, minggu lalu para staff di studio Ubisoft Montpellier dikabarkan bahwa Direktur Kreatif game tersebut telah meninggalkan studio tersebut. Hal ini tentunya membuat pengembangan game semakin terhambat.

Direktur Kreatif tersebut adalah Guillaume Carmona yang telah menjabat pada posisi tersebut sejak tahun 2019 lalu. Hal yang cukup menarik adalah Studio Ubisoft Montpellier saat ini berada dalam investigasi ketenagakerjaan.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Game Beyond Good and Evil 2 Memiliki Banyak Masalah?

Ubisoft sendiri telah mengerjakan game Beyond Good and Evil 2 selama lebih dari 1 Dekade. Untuk saat ini game tersebut masih belum masuk kedalam tahap produksi penuh. Hal ini dikarenakan pergantian anggota serta masalah lainnya.

Salah satunya adalah investigasi dari Inspection du Travail di Montpellier yang dilakukan selama satu tahun terakhir ini. Hal ini diinformasikan oleh 3 sumber yang paham dengan perkembangan game dan tidak ingin disebutkan namanya.

Perwakilan Ubisoft mengatakan melalui email bahwa kesehatan dari tim pengembang adalah prioritas mereka. Dan karena panjangnya pengembangan game Beyond Good and Evil 2, tim di Ubisoft Montpellier sedang diperiksa oleh pihak ketiga untuk mengevaluasi hal – hal yang dapat dibantu.

Guillaume Carmona yang merupakan direktur kreatif studio tersebut juga telah meninggalkan perusahaan tersebut. Sebelumnya beliau telah absen sejak awal tahun ini. Alasan kepergiannya tidak dijelaskan karena alasan kerahasiaan hukum.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Carmona sendiri sudah hampir 2 dekade bekerja untuk Ubisoft di bagian Marketing. Dirinya kemudian pindah dari Ubisoft Paris pada tahun 2019 dan menjadi direktur kreatif untuk Ubisoft Montpellier.

Untuk Game Beyond Good and Evil 2 sendiri pertama kali diumumkan sudah melebihi 15 tahun. Terakhir kali Ubisoft memberikan teaser yaitu pada acara E3 2017 yang sudah lebih dari 5 tahun lalu.

Game ini memiliki konsep open-world adventure dimana pemain dapat menjelajahi dunia secara bebas dari antar kota hingga planet. Game ini memiliki fitur modifikasi kapal luar angkasa dan juga online multiplayer.

Tentunya fitur tersebut sangat besar dan ambisius sehingga mengalami banyak kendala dan perubahan seiring perkembangan jaman. Permasalahan juga sempat terjadi dimana Direktur kreatif pertama game tersebut yaitu Michel Ancel, dilaporkan sering absen dalam masa produksi dan sangat toxic dalam bekerja.

Ancel kemudian digantikan oleh Carmona setelah dirinya meninggalkan Ubisoft Montpellier. Dan sepertinya dengan kepergian Carmona sekarang, Game ini mungkin hanya menjadi mitos saja. Hingga saat ini, Carmona sendiri tidak memberikan komentar perihal kepergian dirinya dari studio tersebut.

Layanan Xbox Game Pass merupakan sebuah layanan dari Microsoft yang menghadirkan beragam judul game. Mulai dari action, adventure, RPG, indie, dan lainnya hadir dalam satu layanan. Bicara soal ini, Microsoft telah mengonfirmasi bahwa akan ada judul game yang hadir ke dalam Game Pass, yaitu Atromic Heart dan 4 game lainnya. Penasaran dengan 4 game tersebut? Yuk kita ulik bersama!

Atomic Heart dan 4 Game Lainnya Masuk Layanan Xbox Game Pass

Dilansir dari VGC247, game – game yang akan hadir ke dalam Xbox Game Pass selanjutnya adalah Atomic Heart, Wo Long Fallen Dynasty, Soul Hackers 2, F1 22, dan Merge & Blade.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Atomic Heart adalah game yang baru rilis di 21 Februari lalu yang hadir di Xbox Cloud, PC, dan juga konsol. Game berbasis shoot n slash dalam perspektif first-person shooter ini mengambil latar tahun 1995 yang bertempat di Facility 3826. Laboratorium penelitian yang bertempat di Uni Soviet ini membuat Polymer, sebuah modul yang dapat diprogram yang dicairkan. Selain itu, perangkat yang disebut Thought, juga diciptakan dalam tubuh manusia agar dapat berinteraksi dengan robot.

Selanjutnya ada Merge & Blade yang hadir di Xbox Cloud, konsol, dan juga PC. Game ini bertema dunia fantasi dengan ragam puzzle dan auto-battler yang membuatmu terlibat dalam pertempuran berskala besar dengan monster bersama tim buatanmu menggunakan merge mechanics nantinya. Game ini akan hadir di Xbox Game Pass tanggal 28 Februari mendatang.

Masih di tanggal 28 Februari, Soul Hackers 2 akan jadi game selanjutnya yang masuk ke dalam layanan game Microsoft tersebut. Game berlatarkan Cyberpunk di Jepang ini mengambil elemen RPG dan kekuatan supranatural dengan ragam summoner yang bertarung di dalam kegelapan. Nantinya, kamu akan berperan sebagai Ringo bersama kawan – kawan menguak misteri dibalik apocalypse yang akan terjadi dalam waktu dekat.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Masuk ke tanggal 2 Maret nanti, F1 22 akan hadir untukmu yang berlangganan PC Game Pass dan Ultimate. Game ini bergabung di The Play List bersama dengan EA Play hadirkan mobil terbaru dan berbagai update fisik, Miami International Autodrome, Formula One Sprints, dan banyak lagi yang dikembangkan oleh Codemasters.

Masuk ke tanggal 3 Maret, Wo Long Fallen Destiny juga hadir ke dalam Xbox Game Pass. Tersedia di Xbox Cloud, PC, dan konsol, game buatan Team Ninja ini akan membuatmu berperan sebagai prajurit tanpa nama di mana kalian bakal berperang melawan monster dan demon dalam dunia fantasi gelap Three Kingdoms.

Game yang akan Tinggalkan XGP

Selain kedatangan judul game baru, Xbox Game Pass juga akan meninggalkan beberapa game lainnya yang bisa kalian mainkan hingga tanggal 28 Februari nanti. Di antaranya adalah:

Alien: Isolation (Konsol dan PC).
Crown Trick (Cloud, konsol, dan PC).
Dragon Ball FighterZ (Cloud, konsol, dan PC).
Far: Changing Tides (Cloud, konsol, dan PC).
Lightning Returns: Final Fantasy XIII (Konsol dan PC).
Madden NFL 21 EA Play (Konsol dan PC).
Octopath Traveler (Cloud, konsol, dan PC).

Setelah bertahun-tahun dikembangkan, CrossfireX akhirnya mendapatkan tanggal rilis pasti pada The Game Awards 2021. Namun sayang, ketika diluncurkan, game tersebut hanya tersedia untuk dimainkan secara multiplayer, di mana mode single-player campaign-nya baru dirilis beberapa hari setelahnya.

Mode multiplayer CrossfireX dikritik karena segudang masalah bug/glitch, kontrol yang buruk dan konten yang tidak menarik. Tidak hanya itu, mode single-player campaign-nya juga tidak seperti yang diharapkan pemain. Dengan banyaknya masalah yang menghantui sejak pertama kali dirilis, tak lama ini, muncul kabar buruk mengenai game FPS tersebut.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Game CrossfireX akan Ditutup dalam Waktu Dekat

Smilegate Entertainment selaku developer merilis berita yang mengkonfirmasi jika CrossfireX akan dimatikan sepenuhnya pada 18 Mei 2023 mendatang dan penjualannya di Xbox Store akan dihentikan secepatnya. Yang mengejutkan, selain mode multiplayer, mode single-player dari game tersebut juga tidak akan bisa dimainkan ketika servernya dimatikan pada pertengahan Mei mendatang.

Bersama dengan itu, Smilegate juga merilis FAQ yang menjawab beberapa pertanyaan seputar dimatikannya game FPS garapan mereka. Dijelaskan jika game tersebut dimatikan karena “tidak berada di tempat yang seharusnya”, sekalipun tim pengembangan terus memberikan perbaikan, map, mode permainan dan konten baru. Pemain yang melakukan pembelian dalam 14 hari terakhir terhitung per 3 Februari kemarin, akan bisa melakukan melakukan refund dengan menghubungi Xbox Support.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Jadi Salah Satu Game Terburuk di 2022 Versi Metacritic

CrossFireX sendiri menjadi salah satu game terburuk versi Metacritic di 2022 kemarin dan persepsi pemain terhadap game tersebut tidak bisa membaik setelah peluncuran yang mengecewakan. Lebih lanjut, Remedy Entertainment yang mengerjakan mode single-player campaign-nya sekalipun juga gagal memberi pengalaman single-player yang memikat, yang diharapkan bisa mengobati buruknya mode multiplayer-nya.