Game Beyond Good and Evil 2 telah memecahkan rekor game dengan pengembangan terlama pada tahun lalu dan masih memperpanjang rekor tersebut hingga sekarang. Dan sepertinya rekor tersebut akan terus bertambah.

Dilansir dari Kotaku, minggu lalu para staff di studio Ubisoft Montpellier dikabarkan bahwa Direktur Kreatif game tersebut telah meninggalkan studio tersebut. Hal ini tentunya membuat pengembangan game semakin terhambat.

Direktur Kreatif tersebut adalah Guillaume Carmona yang telah menjabat pada posisi tersebut sejak tahun 2019 lalu. Hal yang cukup menarik adalah Studio Ubisoft Montpellier saat ini berada dalam investigasi ketenagakerjaan.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Game Beyond Good and Evil 2 Memiliki Banyak Masalah?

Ubisoft sendiri telah mengerjakan game Beyond Good and Evil 2 selama lebih dari 1 Dekade. Untuk saat ini game tersebut masih belum masuk kedalam tahap produksi penuh. Hal ini dikarenakan pergantian anggota serta masalah lainnya.

Salah satunya adalah investigasi dari Inspection du Travail di Montpellier yang dilakukan selama satu tahun terakhir ini. Hal ini diinformasikan oleh 3 sumber yang paham dengan perkembangan game dan tidak ingin disebutkan namanya.

Perwakilan Ubisoft mengatakan melalui email bahwa kesehatan dari tim pengembang adalah prioritas mereka. Dan karena panjangnya pengembangan game Beyond Good and Evil 2, tim di Ubisoft Montpellier sedang diperiksa oleh pihak ketiga untuk mengevaluasi hal – hal yang dapat dibantu.

Guillaume Carmona yang merupakan direktur kreatif studio tersebut juga telah meninggalkan perusahaan tersebut. Sebelumnya beliau telah absen sejak awal tahun ini. Alasan kepergiannya tidak dijelaskan karena alasan kerahasiaan hukum.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Carmona sendiri sudah hampir 2 dekade bekerja untuk Ubisoft di bagian Marketing. Dirinya kemudian pindah dari Ubisoft Paris pada tahun 2019 dan menjadi direktur kreatif untuk Ubisoft Montpellier.

Untuk Game Beyond Good and Evil 2 sendiri pertama kali diumumkan sudah melebihi 15 tahun. Terakhir kali Ubisoft memberikan teaser yaitu pada acara E3 2017 yang sudah lebih dari 5 tahun lalu.

Game ini memiliki konsep open-world adventure dimana pemain dapat menjelajahi dunia secara bebas dari antar kota hingga planet. Game ini memiliki fitur modifikasi kapal luar angkasa dan juga online multiplayer.

Tentunya fitur tersebut sangat besar dan ambisius sehingga mengalami banyak kendala dan perubahan seiring perkembangan jaman. Permasalahan juga sempat terjadi dimana Direktur kreatif pertama game tersebut yaitu Michel Ancel, dilaporkan sering absen dalam masa produksi dan sangat toxic dalam bekerja.

Ancel kemudian digantikan oleh Carmona setelah dirinya meninggalkan Ubisoft Montpellier. Dan sepertinya dengan kepergian Carmona sekarang, Game ini mungkin hanya menjadi mitos saja. Hingga saat ini, Carmona sendiri tidak memberikan komentar perihal kepergian dirinya dari studio tersebut.

Layanan Xbox Game Pass merupakan sebuah layanan dari Microsoft yang menghadirkan beragam judul game. Mulai dari action, adventure, RPG, indie, dan lainnya hadir dalam satu layanan. Bicara soal ini, Microsoft telah mengonfirmasi bahwa akan ada judul game yang hadir ke dalam Game Pass, yaitu Atromic Heart dan 4 game lainnya. Penasaran dengan 4 game tersebut? Yuk kita ulik bersama!

Atomic Heart dan 4 Game Lainnya Masuk Layanan Xbox Game Pass

Dilansir dari VGC247, game – game yang akan hadir ke dalam Xbox Game Pass selanjutnya adalah Atomic Heart, Wo Long Fallen Dynasty, Soul Hackers 2, F1 22, dan Merge & Blade.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Atomic Heart adalah game yang baru rilis di 21 Februari lalu yang hadir di Xbox Cloud, PC, dan juga konsol. Game berbasis shoot n slash dalam perspektif first-person shooter ini mengambil latar tahun 1995 yang bertempat di Facility 3826. Laboratorium penelitian yang bertempat di Uni Soviet ini membuat Polymer, sebuah modul yang dapat diprogram yang dicairkan. Selain itu, perangkat yang disebut Thought, juga diciptakan dalam tubuh manusia agar dapat berinteraksi dengan robot.

Selanjutnya ada Merge & Blade yang hadir di Xbox Cloud, konsol, dan juga PC. Game ini bertema dunia fantasi dengan ragam puzzle dan auto-battler yang membuatmu terlibat dalam pertempuran berskala besar dengan monster bersama tim buatanmu menggunakan merge mechanics nantinya. Game ini akan hadir di Xbox Game Pass tanggal 28 Februari mendatang.

Masih di tanggal 28 Februari, Soul Hackers 2 akan jadi game selanjutnya yang masuk ke dalam layanan game Microsoft tersebut. Game berlatarkan Cyberpunk di Jepang ini mengambil elemen RPG dan kekuatan supranatural dengan ragam summoner yang bertarung di dalam kegelapan. Nantinya, kamu akan berperan sebagai Ringo bersama kawan – kawan menguak misteri dibalik apocalypse yang akan terjadi dalam waktu dekat.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Masuk ke tanggal 2 Maret nanti, F1 22 akan hadir untukmu yang berlangganan PC Game Pass dan Ultimate. Game ini bergabung di The Play List bersama dengan EA Play hadirkan mobil terbaru dan berbagai update fisik, Miami International Autodrome, Formula One Sprints, dan banyak lagi yang dikembangkan oleh Codemasters.

Masuk ke tanggal 3 Maret, Wo Long Fallen Destiny juga hadir ke dalam Xbox Game Pass. Tersedia di Xbox Cloud, PC, dan konsol, game buatan Team Ninja ini akan membuatmu berperan sebagai prajurit tanpa nama di mana kalian bakal berperang melawan monster dan demon dalam dunia fantasi gelap Three Kingdoms.

Game yang akan Tinggalkan XGP

Selain kedatangan judul game baru, Xbox Game Pass juga akan meninggalkan beberapa game lainnya yang bisa kalian mainkan hingga tanggal 28 Februari nanti. Di antaranya adalah:

Alien: Isolation (Konsol dan PC).
Crown Trick (Cloud, konsol, dan PC).
Dragon Ball FighterZ (Cloud, konsol, dan PC).
Far: Changing Tides (Cloud, konsol, dan PC).
Lightning Returns: Final Fantasy XIII (Konsol dan PC).
Madden NFL 21 EA Play (Konsol dan PC).
Octopath Traveler (Cloud, konsol, dan PC).

Setelah bertahun-tahun dikembangkan, CrossfireX akhirnya mendapatkan tanggal rilis pasti pada The Game Awards 2021. Namun sayang, ketika diluncurkan, game tersebut hanya tersedia untuk dimainkan secara multiplayer, di mana mode single-player campaign-nya baru dirilis beberapa hari setelahnya.

Mode multiplayer CrossfireX dikritik karena segudang masalah bug/glitch, kontrol yang buruk dan konten yang tidak menarik. Tidak hanya itu, mode single-player campaign-nya juga tidak seperti yang diharapkan pemain. Dengan banyaknya masalah yang menghantui sejak pertama kali dirilis, tak lama ini, muncul kabar buruk mengenai game FPS tersebut.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Game CrossfireX akan Ditutup dalam Waktu Dekat

Smilegate Entertainment selaku developer merilis berita yang mengkonfirmasi jika CrossfireX akan dimatikan sepenuhnya pada 18 Mei 2023 mendatang dan penjualannya di Xbox Store akan dihentikan secepatnya. Yang mengejutkan, selain mode multiplayer, mode single-player dari game tersebut juga tidak akan bisa dimainkan ketika servernya dimatikan pada pertengahan Mei mendatang.

Bersama dengan itu, Smilegate juga merilis FAQ yang menjawab beberapa pertanyaan seputar dimatikannya game FPS garapan mereka. Dijelaskan jika game tersebut dimatikan karena “tidak berada di tempat yang seharusnya”, sekalipun tim pengembangan terus memberikan perbaikan, map, mode permainan dan konten baru. Pemain yang melakukan pembelian dalam 14 hari terakhir terhitung per 3 Februari kemarin, akan bisa melakukan melakukan refund dengan menghubungi Xbox Support.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Jadi Salah Satu Game Terburuk di 2022 Versi Metacritic

CrossFireX sendiri menjadi salah satu game terburuk versi Metacritic di 2022 kemarin dan persepsi pemain terhadap game tersebut tidak bisa membaik setelah peluncuran yang mengecewakan. Lebih lanjut, Remedy Entertainment yang mengerjakan mode single-player campaign-nya sekalipun juga gagal memberi pengalaman single-player yang memikat, yang diharapkan bisa mengobati buruknya mode multiplayer-nya.